IMPLEMENTASI PROGRAM MBKM PADA PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR KAMPUS MENGAJAR BATCH 1

IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM)
PADA PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR KAMPUS MENGAJAR BATCH 1
PRODI AGROTEKNOLOGI FAK. SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS LABUHANBATU
 

Kampus Mengajar adalah bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Salah satu program dari kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka adalah “Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi”. Program kampus mengajar ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas diluar kelas perkuliahan, pada program kampus mengajar ini mahasiswa akan ditempatkan di sekolah dasar yang sesuai dengan domisili mereka yang diprioritaskan pada daerah yang merupakan daerah 3T.

Sebagai amanat dri program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka tersebut untuk semester Genap T.A 2020/2021 prodi agroteknologi telah mengimplementasikan pada program Kampus Mengajar Batch 1 sebanyak 4 orang diantaranya a.n. Daniel Tambunan, Irmayani, Puja Afrida dan Eli Ariska yang ditempatkan di sekolah dasar (SD) sesuai dengan domisili mereka.

Dalam implementasi kegiatan program Kampus Mengajar Batch 1 prodi agroteknologi telah memfasilitasi kegiatan ini mulai dari Pembekalan, Pemberian Perlengkapan berupa (Baju Seragam, Topi, Buku Panduan, Namtage, dan Plakat) sampai pada proses penarikan. penyerahan perlengkapan dilaksanakan pada tanggal 09 juni 2021. sedangkan pengantaran ke lokasi tempat mengajar telah dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing masing-masing dan di sambut oleh kepala sekolah dan guru dengan baik.

Proses kegiatan Kampus Mengajar Batch 1 ini dilaksanakan mulai bulan maret tahun 2021 s.d bulan juni 2021 (selama 3 bulan) (jadwal tentative), pada akhir kegiatan tersebut nantinya mereka akan mendapatkan konversi nilai sebesar 20 sks pada semester genap dengan catatan sebagai out-put nya adalah laporan akhir dari kegiatan Kampus Mengajar Batch 1, sehingga dalam pelaksanaan proses penilaian akhir yang dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan dapat terselesaikan dengan baik dan benar. (Yudi Triyanto, SP.,M.Si)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *