Ketua Program Studi Agroteknologi FST ULB Mengikuti Diskusi Ilmiah Rumah Sawit Indonesia: Menelaah Ekofisiologi Sawit di Tengah Tantangan Perubahan Iklim

Medan, 10 Februari 2026 – Ketua Program Studi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Labuhanbatu (ULB) Bapak Fitra Syawal Harahap,SP.,M.Agr menghadiri undangan diskusi ilmiah bertema “Dialektika Sawit Indonesia: Perubahan Iklim Global sebagai Pemicu Bencana di Sumatra” yang diselenggarakan oleh Rumah Sawit Indonesia di Aula Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (USU), pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini menghadirkan tiga narasumber utama, salah satunya adalah Guru Besar Fakultas Pertanian USU, Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf, M.P., yang membawakan topik mengenai ekofisiologi kelapa sawit dalam merespons kondisi lingkungan ekstrem.

Dalam pemaparannya, Prof. Abdul Rauf menjelaskan secara komprehensif mengenai mekanisme fisiologis tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) ketika menghadapi cekaman abiotik yang dipicu oleh anomali iklim, seperti peningkatan curah hujan ekstrem dan kekeringan berkepanjangan. Beliau menguraikan bahwa perubahan pola iklim global telah memengaruhi siklus hidup tanaman sawit, termasuk proses fotosintesis, translokasi asimilat, serta perkembangan generatif yang berdampak pada produktivitas tandan buah segar. Lebih lanjut, Prof. Abdul Rauf merekomendasikan sejumlah strategi adaptasi berbasis pendekatan agronomis, seperti pengelolaan tata air di lahan gambut, pemilihan bahan tanam toleran terhadap cekaman air, serta modifikasi praktik pemupukan untuk mempertahankan vigor tanaman.
Selain paparan Prof. Abdul Rauf, diskusi ilmiah ini juga menghadirkan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, DR. Ardhasena Sopaheluwakan, , yang membahas potensi anomali iklim sebagai pemicu bencana hidrometeorologi di Sumatra, serta Prof. Ir. Diana Chalil, Ph.D., yang mengupas peran strategis kelapa sawit dalam pemulihan ekonomi pascabencana. Seluruh rangkaian acara dimoderatori oleh Ir. Sabri Basyah.

Ketua Program Studi Agroteknologi ULB Bapak Fitra Syawal Harahap,SP.,M.Agr menyampaikan bahwa materi yang disampaikan oleh Prof. Abdul Rauf memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan keilmuan di bidang agroteknologi, khususnya dalam mata kuliah Fisiologi Tanaman Budidaya dan Ekofisiologi Tanaman. Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai respons fisiologis sawit terhadap cekaman lingkungan sangat penting untuk merumuskan rekomendasi teknis yang aplikatif bagi petani dan pelaku usaha perkebunan di wilayah Labuhanbatu, yang sebagian besar lahannya rentan terhadap fluktuasi iklim.

“Pemaparan Prof. Abdul Rauf mengenai ekofisiologi sawit dalam kondisi ekstrem memperkaya wawasan kami tentang bagaimana pendekatan fisiologis dapat menjembatani kesenjangan antara ilmu dasar dan praktik budidaya di lapangan. Materi ini akan menjadi bagian integral dalam pengayaan bahan ajar dan menjadi pijakan bagi penelitian mahasiswa yang berfokus pada adaptasi tanaman terhadap perubahan iklim,” ujar Ketua Prodi Agroteknologi ULB usai mengikuti sesi diskusi. Partisipasi dalam forum ilmiah ini merupakan wujud komitmen Program Studi Agroteknologi ULB dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan penelitian yang responsif terhadap isu-isu strategis kebencanaan dan perubahan iklim. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat jejaring kolaboratif antara ULB dengan USU serta lembaga riset seperti BMKG dan Rumah Sawit Indonesia. Hasil diskusi diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan ketahanan usaha tani kelapa sawit di wilayah Sumatra Utara.

 

Redaksi. Fitra Syawal Harahap, S.Agr., M.Agr