Focus Group Discussion (FGD) Temu Budaya dengan tema “Platform Media Edukasi Pengenalan Budaya Sumatera Utara Berbasis Augmented Reality untuk Pelestarian Budaya kepada Peserta Didik Tingkat Dasar”

Labuhanbatu – 12 Maret 2026, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan media pembelajaran inovatif yang bertujuan memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah kepada generasi muda sejak dini. FGD ini merupakan bagian dari kegiatan riset yang memperoleh pendanaan hibah dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2025.

 

Penelitian tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara Bidang Inovasi dan Teknologi Balitbang Labuhanbatu dengan para tokoh budaya Labuhanbatu, sehingga diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan perkembangan teknologi digital.

Kegiatan ini menghadirkan diskusi yang melibatkan akademisi, praktisi teknologi, serta tokoh budaya untuk memberikan masukan terhadap pengembangan platform media edukasi berbasis Augmented Reality (AR). Teknologi AR dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi peserta didik tingkat dasar, khususnya dalam mengenal ragam budaya Sumatera Utara seperti tarian tradisional, pakaian adat, rumah adat, hingga nilai-nilai kearifan lokal.

Adapun tim pelaksana riset berasal dari Universitas Labuhanbatu, yang terdiri dari:

  1. Dr. Iwan Purnama, M.Kom
  2. Rahmadani Pane, M.Kom
  3. Budianto Bangun, M.Kom
  4. Abdul Karim, M.TI

Dalam kegiatan FGD ini, para peserta memberikan berbagai pandangan dan rekomendasi terkait pengembangan konten budaya, desain pembelajaran, serta strategi implementasi platform agar dapat digunakan secara efektif oleh peserta didik tingkat dasar. Harapannya, hasil riset ini nantinya mampu menjadi media edukasi digital yang inovatif sekaligus sarana pelestarian budaya Sumatera Utara di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

 

Sumber. Facebook FST

Red. SKS